Semuanya berawal dari Festival Bonorowo Menulis 2015, hingga berentet saling bertemu sebagai tukang ngeblog, aktif maupun pasif. 🙂 Awalnya malu-malu untuk menunjukkan blog. Maklum, ada […]
Author: tjut zakiya
Sudahkah Perhatikan TIKET Yang Kita Terima?
Semula, saya tak mau ambil pusing dengan hal-hal sepele yang saya terima. Misal uang kembalian yang tak genap karena tak ada jumlah rupiah untuk menggenapkan […]
Catatan Relawan – FBM 2015
Senja Jum’at (18/9) lalu, seorang relawan menghabiskan waktunya bersama saya di Sanggar Kepenulisan PENA ANANDA CLUB. Selain membincangkan gagasan-gagasan untuk FBM mendekati penghujung waktu pagelaran, […]
Relawan Kurir – FBM 2015
Hari itu, Jum’at, 18/9, 4 relawan menjadi kurir ke sekolah-sekolah untuk menyebarluaskan informasi Festival Bonorowo Menulis 2015. Kok baru hari itu, sementara informasi FBM 2015 […]
Bersua Bunda Pecinta Literasi
Terakhir bertemu ibu Miftachurahmah adalah saat talkshow Kopi Plus-Plus Perkasa FM dalam rangka peringatan Hari Kartini, 21 April malam hari. Saat itu kami ada di […]
Memrasastikan Perjalanan Hidup
Kebahagiaan dan kebanggaan seorang penulis adalah ketika berhasil menerbitkan sebuah buku solo, sesederhana apapun itu. Saya yakin, itupun yang dirasakan Robin, meskipun saat saya minta […]
LITERAT LAHIRKAN KOREO UNTUK FBM 2015
Bismillaahirrahmaanirrahiim, Menjadi ranah bagi aktivitas dan karya literasi, itulah salah satu tujuan dari penyelenggaraan Festival Bonorowo Menulis 2015. Dalam perjalanan satu bulan jelang pagelarannya, telah […]
Lagi-lagi Nemu Buku Kembar Siam
Gembira banget, siang ini, Jum’at (18/9), setelah kami muter-muter antar surat dari Rejotangan dan Boyolangu, akhirnya kami memenuhi panggilan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten […]
BERJUANG Bukan Untuk Predikat PEJUANG
Tulisan pertama saya pagi ini, langsung menuai inbox. Saya semakin sepakat dengan terobosan lanjutan dari Mark Zuckerberg, dengan menambahkan tombol dislike di fesbuk, toh penulis status […]
Salam Dari Seorang Bunda
Beberapa waktu lalu, saya sudah berazam untuk cuti dari pergerakan literasi di tahun 2016 nanti. Ketika beberapa teman bertanya, saya jawab apa adanya. Saya ingin menuntaskan karya-karya […]